NASIONALHUKUMPOLITIK

1 Maret di Depan Gedung KPU, Bentrok Massa Vs Aparat Polisi

×

1 Maret di Depan Gedung KPU, Bentrok Massa Vs Aparat Polisi

Sebarkan artikel ini

JScom, JAKARTA – Bentrokan antara massa aksi dengan polisi kembali terjadi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2024). Dalam aksi tersebut, kelompok massa yang terdiri dari gabungan masyarakat sipil itu menduga ada kecurangan pemilu 2024 yang melibatkan penyelenggara dan pemerintahan Presiden Jokowi..

Bacaan Sahabat JS  ANIES : Negara Tidak Hanya Menjalin Kebebasan Pers, Juga Melindungi Jurnalis-nya

Pantauan JURNALSWARA di lokasi aksi, awalnya massa aksi meminta bertemu dengan para komisioner KPU namun permintaan tidak terpenuhi. Massa kemudian sempat melakukan aksi pembakaran ban. Mereka juga mulai memaksa untuk melewati beton pembatas di depan kantor KPU.

Setelahnya, massa melompati beton tersebut. Kemudian, bentrok antara massa dengan anggota kepolisian yang berjaga tak dapat dihindari.

Bacaan Sahabat JS  TPN Ganjar-Mahfud Sebut Pemilu 2024 Babak Belur Akibat Pukulan DoubleJab + Uppercut

Dalam demo tersebut, massa aksi meminta Komisioner KPU diberhentikan. Tuntutan tersebut disampaikan, lantaran massa aksi menduga KPU membiarkan kecurangan pada proses Pemilu 2024, dan atau bahkan KPU sebagai dalang atau sutradara Pemilu.

Massa juga mempersoalkan keterlibatan Presiden Joko Widodo dalam dugaan kecurangan tersebut. Sebab, peserta unjuk rasa menilai Jokowi menunjukkan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon presiden dan calon wakol presiden.

Bacaan Sahabat JS  Hakim Mahkamah Konstitusi Resmi Panggil 4 Menteri di Sidang Sengketa Pilpres Jumat Nanti

Sekadar informasi, aksi ini dikawal oleh 519 personel polisi yang terdiri atas 126 personel dari Mabes Polri, 333 dari Polda Metro Jaya, dan 60 personel Pamdal KPU.