BERITANASIONALPOLITIK

PDI-P Halangi Pertemuan Jokowi – Mega Pasca Pilpres

×

PDI-P Halangi Pertemuan Jokowi – Mega Pasca Pilpres

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri berbincang di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8/2023).(Dok. Sekretariat Presiden )

JScom, JAKARTA  – Wacana pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tampaknya berujung rencana kosong. Keduanya belum bertemu meski dalam momen silaturahmi Lebaran sekalipun.  Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto sebelumnya menyampaikan, Jokowi tak bisa langsung menemui Megawati meskipun hingga kini tercatat sebagai kader PDI-P.

Jokowi, kata Hasto, harus bertemu dengan anak ranting partai banteng moncong putih itu sebelum menemui Megawati. “Tapi dalam konteks terkait dengan Pak Jokowi, hanya anak ranting justru mengatakan ‘Sebentar dulu, biar bertemu dengan anak ranting dulu,” kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2024).

Menurut Hasto, usulan dari anak ranting itu masuk akal karena merekalah yang menjadi benteng dari Megawati di PDI-P. Diduga ada penghalang Ucapan Hasto itu pun dibalas oleh kubu Prabowo Subianto dan Jokowi. Selain wacana pertemuan dengan Jokowi, ada pula rencana pertemuan Megawati dan Prabowo Subianto selaku calon presiden pemenang Pilpres 2024. 

Bacaan Sahabat JS  Jusuf Kalla Minta Anies Istirahat di Masa Tenang: Kalau Perlu Dua Hari Dua Malam Kau Tidur

Ketua Umum relawan Jokowi Mania sekaligus Prabowo Mania, Immanuel Ebenezer atau karib disapa Noel, blak-blakan menyebut Hasto Kristiyanto menjadi penghambat bertemunya Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo dan Jokowi. Hal itu ia sampaikan setelah ditanya apakah sependapat jika ada anggapan Presiden Jokowi yang menjadi penghambat pertemuan Megawati-Prabowo pasca-Pilpres 2024.

“Masak ini, Pak Jokowi enggak punya musuh dengan siapa pun kok malah seakan-akan di orkestrasikan Pak Jokowi malah menjadi penghambat,” kata Immanuel atau akrab disapa Noel, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (14/4/2024).

“Yang jelas yang jadi penghambat pertemuan Prabowo-Mega dan sebagainya, itu adalah Hasto,” kata dia.

Noel berpendapat, Hasto adalah aktor semua problem demokrasi di Indonesia pasca-Pemilu 2024. Dari situ, dirinya juga melihat Hasto menjadi ancaman bagi tokoh-tokoh bangsa negara untuk saling bertemu dan bersilaturahmi. Salah satu alasan menyebut Hasto sebagai faktor penghambat pertemuan karena memberikan syarat agar Jokowi bertemu dengan anak ranting PDI-P terlebih dulu sebelum dengan Megawati.

“Problemnya kan harus pakai syarat lah, pakai apa lah, belum nanti Pak Jokowi mau ketemu Bu Mega harus ranting dulu apa lah, kan ngawur itu kan bentuk penghinaan terhadap kadernya sendiri,” ungkap Noel. “Dan itu merusak kesan PDI-P sebagai partai besar,” kata dia.

Bacaan Sahabat JS  Pengamat: Alarm Keras Bagi Demokrasi Jika Semua Partai Merapat ke Pemerintahan Prabowo

Dari pihak PDI-P hingga kini belum ada jawaban ketika dimintai komentar tentang pernyataan Noel yang menyebut Hasto menjadi penghambat. Namun, dikutip dari Tribunnews.com pada Selasa (16/4/2024), Hasto menegaskan tidak ada pertemuan antara Jokowi dan Megawati dalam momentum Lebaran tahun ini.

Hal ini disampaikan Hasto menyusul beredarnya video yang memperlihatkan pertemuan Megawati dan Jokowi pada hari Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 kemarin. “Saya mau klarifikasi juga bahwa video yang beredar tentang pertemuan antara Ibu Mega dan Pak Jokowi pada saat Lebaran itu sama sekali tidak benar. Tidak ada pertemuan,” kata Hasto saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa.

Hasto menegaskan, Megawati hanya bertemu dengan orang-orang yang memperjuangkan kepentingan bangsa dan demokrasi. “Pertemuan hanya dilakukan terhadap orang-orang yang memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, kedaulatan rakyat itu yang memperjuangkan demokrasi,” ujar dia.

Bacaan Sahabat JS  Kata Jokowi ke PDIP : Kalian Hebat Kalau Bisa Kalahkan Saya

Sementara itu, Ketua Umum kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi mengatakan, saat ini Presiden Jokowi sudah tidak berpeluang untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri. Menurut Budi Arie, dari sisi Jokowi sebenarnya tidak ada hambatan untuk melaksanakan pertemuan dengan Megawati dalam momen Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Enggak lah (sudah tidak berpeluang bertemu). Hari gini,” ujar Budi Arie di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/4/2024). “Waktunya cukup enggak? Kalau menurut saya mah oke saja lah Pak Presiden juga asyik, asyik saja enggak ada hambatan. Pak presiden santai saja. Ketemu rakyat saja oke, apalagi elite,” kata dia lagi. Saat ditanya apakah ada pihak yang menghalangi agar pertemuan terealisasi, Budi Arie menyatakan tidak tahu. Dia pun meminta agar perihal hambatan itu ditanyakan kepada pihak PDI-P. “Enggak tahu, tanya sono dong. Kita mah oke-oke saja,” ujar Budi Arie.(BBM)