Warga Maluku yang berdiam di bumi Maluku Utara bersiap menyambut momentum bersejarah. Ikatan Basudara Maluku (IBM) Provinsi Maluku Utara dijadwalkan akan menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus baru pada 17 Oktober 2026 mendatang.
JSCom | TERNATE — IBM lahir dari akar kesadaran bersama untuk merawat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta menjadi “rumah besar” yang hangat bagi seluruh Orang Maluku di perantauan. Kehadiran wadah ini bukan sekadar organisasi biasa.
Jejak langkah IBM berakar dari semangat Angkatan Muda Maluku (AMM) yang dideklarasikan pada 21 April 2013 silam. Berkat kerja keras para tokoh pendiri dan rampungnya syarat administratif serta legalitas, paguyuban resmi ini akhirnya siap melangkah ke babak baru pengukuhan dan pelantikan pengurus.
Ketua Umum IBM, AKP Abu Zubair Latupono, S.IP., M.M., mengenang kembali bagaimana gagasan besar ini bermula dari kepedulian mendalam warga Maluku di Ternate. Berawal dari koordinasi awal bersama Hi. Endang Diponegoro dengan sejumlah tokoh penting seperti almarhum Prof. Dr. Abdurahman I Marasabessy dan almarhum Kombes Pol. Ely Djamaludin, sebuah visi besar pun dirajut.
“Dari rangkaian komunikasi tersebut lahir kesepahaman tentang perlunya konsolidasi yang lebih luas dengan melibatkan para sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para ketua paguyuban negeri asal Maluku di Maluku Utara,” tutur Abu Zubair.
Kediaman almarhum Hi. Endang Diponegoro di Kompleks Pohon Pala, Ternate, menjadi saksi bisu tempat bermulanya denyut nadi komunikasi, pertemuan, hingga pematangan gagasan IBM di masa-masa awal (September–November 2013). Puncaknya, pada 15 November 2013, IBM resmi dideklarasikan di Gedung Auditorium IAIN Ternate.
Setiap organisasi tentu diuji oleh waktu. Setelah sempat vakum dan melalui masa transisi kepengurusan hingga tahun 2025, iktikad baik untuk menghidupkan kembali nyala api persaudaraan akhirnya terwujud pada awal tahun 2026 dengan semangat dan wajah baru.
Sebuah pertemuan penting digelar di Istana Cafe, Kelurahan Muhajirin, Ternate, pada 5 September 2026 lalu.
Pertemuan penuh kehangatan ini dihadiri oleh para sesepuh, ketua, serta utusan dari berbagai paguyuban asal Maluku di Maluku Utara. Di antaranya meliputi perwakilan dari IKK Kulur, IKMT Seram Timur, KKU Seith, Wakasihu, Kabau, Jazirah Leihitu, Seram Utara SBT, IKAMALRA, IKA Werinama, hingga Ikatan Keluarga SIWALIMA.
Melalui musyawarah mufakat secara aklamasi, forum mempercayakan kepemimpinan periode 2026–2030 kepada:
- Ketua Umum: Sdr. Abu Zubair Latupono, S.IP., M.M.
- Sekretaris Umum: Johanna Lusje Lethulur, S.Pd., M.Si.
- Bendahara Umum: Fenny Kiat, S.STP., M.Si.
Di tengah dinamika kehidupan modern, kata Latupono, IBM tetap kokoh berpijak pada nilai-nilai luhur lekatnya identitas Orang Maluku. Nilai sakral seperti Pela Gandong, filosofi “Ale Rasa Beta Rasa” (sakit sama sakit, senang sama senang), serta “Potong di Kuku Rasa di Daging” menjadi fondasi moral dalam merajut kebersamaan.
Menjelang hari pengukuhan yang tinggal menghitung hari, Abu Zubair menyampaikan harapan besarnya agar wadah ini mampu merangkul seluruh anak negeri Maluku, baik yang di perantauan maupun yang lahir di tanah potong pusa, Maluku.
“InsyaALLAH pelantikan dan pengukuhan pengurus IBM ini akan selalu menumbuhkan semangat kebersamaan Pela Gandong dalam Ikatan Basudara Maluku. Diharapkan wadah ini menaungi seluruh anak negeri untuk terus menjaga silaturahmi, saling mendukung satu sama lain, berdampak, dan berkarya bersama,” ujar Latupono penuh optimisme.
(Ri-JScom)




















