BERITAHalmahera UtaraHUKUMMaluku UtaraNASIONAL

Kolaborasi BNNP Malut – Pemda Halut || Kebersamaan, Jaga Bumi Hibualamo dari Ancaman Narkoba

×

Kolaborasi BNNP Malut – Pemda Halut || Kebersamaan, Jaga Bumi Hibualamo dari Ancaman Narkoba

Sebarkan artikel ini
KEGIATAN BNNP MALUKU UTARA di Tobelo, HALMAHERA UTARA, Senin, 28 September 2026 || foto : Istimewa

Perjalanan panjang baru saja dirampungkan. Usai menjejakkan kaki di Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu, hari ini rombongan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara tiba di Bumi Hibualamo—Tobelo, Halmahera Utara. Kedatangan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah misi penting untuk memperkuat benteng pertahanan daerah dari ancaman peredaran gelap narkotika.

JScom | HALMAHERA UTARA — Sebagai wilayah kepulauan yang luas, Maluku Utara menyimpan potensi kerawanan tersendiri. Karakteristik geografis yang terbuka membuat jalur-jalur laut di kawasan ini kerap menjadi celah empuk bagi masuknya barang-barang haram. BNNP Malut kini bergerak mengusung aksi kolaboratif melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Senin pagi menyambut kedatangan Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., beserta rombongan yang didampingi oleh Kabag Umum, Katim Rehabilitasi BNNP Malut, dan Kepala BNNK Halmahera Utara, Ir. Fadli Sadiki, MM. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Halmahera Utara. Tampak hadir, Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Bacaan Sahabat JS  Mangkraknya 4 Gedung Puskesmas di Sula: Hadiah Idul Fitri ataukah Salah Urus Proyek?

Suasana keakraban langsung terasa di ruang penyambutan. Usai seremoni selamat datang, Kepala BNNP Malut memaparkan inti kunjungan kerjanya secara mendalam. Diskusi mengalir seputar peta kerawanan penyalahgunaan narkotika di Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Halmahera Utara, sekaligus membedah strategi dan kebijakan penanganannya.

“BNN tidak bisa berjalan sendiri, namun memerlukan komitmen nyata Pemda melalui pembentukan UPT P4GN, pembentukan Relawan Anti Narkoba, penguatan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba), serta implementasi program Ananda Bersinar,” tegas Brigjen Mirzal di hadapan para pejabat daerah.

Bacaan Sahabat JS  Fadly Ungkap Fakta Kesengajaan KPUD Malut Loloskan Sherly Tjoanda sebagai Calon Gubernur

Tak berhenti di tingkat birokrasi, langkah kaki sang jenderal beserta jajaran juga langsung menyasar jantung dunia akademik: Kampus Universitas Hein Namotemo (UNHEMO). Di hadapan ratusan mahasiswa yang memadati ruang kuliah umum, Brigjen Mirzal hadir khusus sebagai dosen tamu untuk berbagi pandangan strategis mengenai masa depan generasi muda.

Bagi Mirzal, kalangan mahasiswa memegang peranan kunci. Di tangan para pemuda inilah estafet pencegahan narkoba harus disebarluaskan dengan gaya bahasa milenial akademik dan energi yang segar.

“Mahasiswa adalah agen perubahan (agent of change). Generesi muda dan Mahasiswa selayaknya menjadi role model serta penggerak utama dalam mengedukasi rekan sejawat, keluarga, dan lingkungan sekitar dari bahaya narkona,” pesan Brigjen Mirzal penuh motivasi.

Bacaan Sahabat JS  The BEST DOIN CUP XII || Resmi Dibuka, Brigjen Pol Mirzal : Kobarkan Semangat Sportifitas dan Kebersamaan di Tanah Sula

Rangkaian kunjungan kerja yang padat ini turut ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN). Dokumen penting tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BNNP Malut kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. Joseph Papilaya, M.T.P.

Langkah kolaborasi ini menjadi babak baru bagi Halmahera Utara. “Sinergi yang kokoh antara pemerintah, aparat, dunia pendidikan, dan masyarakat, harapan untuk mewujudkan Maluku Utara yang bersih dari narkotika—khususnya di tanah Tobelo—bukan lagi ancaman, melainkan sebuah keniscayaan yang diperjuangkan bersama,” pungkas Brigjen Mirzal. (RI-JScom)