Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menyapa warga Rum, Kota Tidore Kepulauan. Pengabdian masyarakat adalah wujud implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, Unkhair gencar mentransfer ilmu dan ketrampilan, mengolah produk peternakan dengan pola sederhana tapi sehat dan kaya gizi, juga bernilai ekonomi. Kali ini, Prof. Dr. Ir. Yusri Sapsuha, S.Pt., M.Sc., IPM., memimpin tim kampus, melatih dan memberi ketrampilan Warga Rum RT 02 teknik membuat bakso sapi, –mulai dari tahap pemilihan daging, pengolahan, hingga strategi pemasaran efektif melalui platform media sosial.
JScom | KOTA TIDORE – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairum bekerja sama dengan Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Rum, Kota Tidore Kepulauan. Melatih dan memberi ketrampilan Ibu-ibu PKK RT 02 Kelurahan Rum membuat bakso berbahan dasar daging sapi. Sebuah upaya pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan.

Pelatihan membuat bakso sapi hygiene ini berlangsung Ahad (3/5/2026) di kelurahan Rum, diikuti oleh 30 ibu-ibu PKK RT 02. Pelatihan dipandu oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Peternakan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Yusri Sapsuha, S.Pt., M.Sc., IPM., sebagai Ketua Pelaksana.
Sejumlah Dosen Peternakan Unkhair yang tergabung dalam tim antara lain Dr. Ir. Yusnaini, S.Pt., M.P., Sri Lestari, S.Pt., MP., Yunus Syafie, S.Pt., M.Sc., Dr. Nur Sjafani S.Pt., M.Si., Dr. Eny Endrawati. S.Pt., M.Sc., Dr. Sri Utami, S.Pt., M.Sc., Dwi Nur Happy Hariyono, S.Pt., M.Sc., Sulasmi, S.Pt., M.Si dan Dr. Muhammad Ade Salim, S.Pt., MP.
Sekretaris LPPM Universitas Khairun Prof. Dr. Hamidin Rasulu, S.TP., MP yang membuka pelatihan, mengatakan kegiatan tersebut pelatihan bukan hanya mentransfer ilmu pengolahan produk peternakan yang sederhana dan bernilai ekonomi tinggi, melainkan juga wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk memberdayakan masyarakat Tidore Kepulauan.
“Semoga pelatihan ini membuka peluang usaha rumahan, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat rantai pasok peternakan local,” harap Prof. Hamidin.
Diketahui, para peserta peserta diajarkan secara bertahap, mulai dari pemilihan daging sapi segar, penggilingan, pembuatan adonan, hingga pengemasan. Mereka juga mendapat tips higiene pengolahan makanan dan strategi pemasaran melalui media sosial. Sejumlah warga antusias mencoba langsung, dengan hasil bakso yang langsung dibagikan sebagai sampel.
“Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah produk peternakan menjadi makanan olahan bernilai jual tinggi. Bakso dipilih karena mudah dibuat, tahan lama, dan pasarnya luas, sekaligus mendukung peternak lokal di Tidore Kepulauan,” ujar Ketua Prodi Peternakan Unkhair Dr. Nur Sjafani, S.Pt., M.Si.
Dr. Nur Sjafani menambahkan, sebagai Program Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Khairun untuk mendukung pembangunan masyarakat di Maluku Utara, rencananya LPPM akan menindaklanjuti dengan pelatihan lanjutan, termasuk diversifikasi produk seperti sosis atau nugget dari daging ayam.
Universitas Khairun terus berkomitmen memperkuat peran peternakan sebagai pilar ekonomi daerah, sejalan dengan potensi peternakan di Kepulauan Tidore yang kaya akan sumber daya alam.
Ketua PKK RT 02 Kelurahan Rum Ibu Dharmawati Soleman, S.Pdi, menyambut baik inisiatif ini. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Banyak warga kami yang punya ternak sapi tapi belum tahu cara mengolahnya jadi produk jadi. Ini bisa jadi peluang usaha rumahan,” katanya. (KH-JS)




















