OLAHRAGAMaluku Utara

Kejurda Resmi Dibuka, FORKI MALUT Seleksi Karateka Terbaik Menuju Kejurnas Soreang – Bandung

×

Kejurda Resmi Dibuka, FORKI MALUT Seleksi Karateka Terbaik Menuju Kejurnas Soreang – Bandung

Sebarkan artikel ini
Kejurda FORKI MALUT Resmi Digelar, 11-12 April 2026

Sebanyak 103 atlit dari 9 perguruan dan 5 FFORKI Kabupaten/Kota menjajal ketangkasan ber-karate di ajang Kejurnas FORKI Malut 2026. Gelar Kejurda memastikan keseriusan Pengprov FORKI Malut menghimpun dan membentuk prestasi atlit menuju Kejurnas PB FORKI 2026.

Jscom | TERNATE – Kejuaraan Daerah FORKI Maluku Utara Tahun 2026 resmi dibuka oleh KONI Maluku Utara, Sabtu, 11 April 2026 di Lapangan Waterbom Kayu Merah, Ternate. Pembukaan Kejurda ini menandai seleksi atlit karate Maluku Utara menuju pentas nasional, Kejurnas PB FORKI 2026 di Soreang Bandung, Jawa Barat, Mei mendatang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengprov FORKI Maluku Utara, Ahmad Assagaf ST  mengatakan kejurda kali ini memiliki makna strategis. Karena untuk pertama kalinya, Pengurus FORKI Maluku Utara hasil Musorprovlub melaksanakan kejuaraan perdana.

Sekretaris Umum FORKI Malut, M. JOYO SUKARNO, membacakan sambutan Ketum FORKI Malut

“Ini bukan sekadar ajang tanding biasa, melainkan seleksi ketat untuk menjaring karateka-karateka terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FORKI yang akan dilaksanakan di Soreang Bandung Jawa Barat pada bulan Mei 2026 mendatang,” ujar Ketum FORKI yang sambutannya dibacakan Sekretaris Umum FORKI Malut, M Joyo Sukarno, SH MH.

Menurut Ahmad Assagaf, para atlet yang berlaga di kejurnas nanti adalah mereka yang terbaik dan pantas di panggung prestisius. Oleh karena itu, kejurda ini adalah untuk mencari bibit karateka terbaik untuk Kejurnas, saya meminta kepada seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh sportifitas. Junjung tinggi sumpah karate.

Sekretaris KONI Malut mewakili Ketua KONI memberi sambutan dan membuka Kejurda FORKI Malut 2026

“Kepada para atlet dapat bertanding dengan percaya diri dan optimistis sehingga akan terpilih karateka terbaik dan saya yakin karateka Maluku Utara dapat menorehkan prestasi di Kejurnas nanti,” Ujar Ketum FORKI optimis.

Untuk memaksimalkan peran atlit dan kebebasan berapresiasi, Ketum Ahmad Assagaf juga mengharap KONI dan Pemerintah daerah Maluku Utara dapat mendorong pembinaan atlit berkualitas melalui dukungan dana kepada FORKI maupun para atlit agar dapat  mengikuti dan berjuang membawa nama baik Maluku Utara pada Kejurnas di Soreang Bandung Jawa Barat.

Kepada Wasit dan Juri, “Saya titipkan Kejurda ini untuk dipimpin dengan adil, jujur, dan tidak memihak. Hasil seleksi yang objektif adalah kunci mendapatkan tim kejurnas yang kuat dan berpotensi meraih medali.” Tegas Ahmad Assagaf. 

Kejurda yang dibuka oleh KONI Maluku Utara itu, Ketum FORKI dan Panitia Penyelenggara Kejurda menghaturkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas dedikasi pembinaan atlit dan terselenggaranya kejurda ini.

Sekretaris Uumum FORKI Malut, M Joyo Sukarni mengatakan total peserta atau atlit yang mengikuti Kejurda FORKI Malut sebanyak 103 atlit. Sebanyak 9 perguruan yang ikut seleksi, masing-masing Inkado, INKAI, Lemkari, Aski, Shindoka, Gokasi, INKANAS, Sokaido dan Wakodai.

Informasi yang diperoleh, Pengprov FORKI Maluku Utara dan Panitia Kejurda memaksimalkan pendaftaran peserta dari Pengurus Cabang FORKI di Kabupaten/Kota, Perguruan, Ranting dan Dojo. Setiap kelas/katagori, masing-masing perguruan mengirimkan atlit terbaiknya maksimal 2 orang setiap kelas/kategori. Kategori Nomor Pertandingan yang diseleksi, masing-masing; Kadet, Junior, Under -21, dan Senior, yang meliputi Kata Perorangan, Kumite Putra – Puteri.

“FORKI Kabupaten/Kota yang mengikuti Kejurda FORKI Malut 2026, masing-masing kota Ternate, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan FORKI Kota Tidore Kepulauan,” ujar M Joyo Sukarno kepada www.jurnalswara.com

 (JS-RED)

(TIM)

Bacaan Sahabat JS  Hingga Bulan April, Pembangunan Gedung Islamic Center Sula Belum Kelar, Denda Ratusan Juta Menanti