DaerahKepulauan Sula

25 Caleg HANURA dan 600-an Saksi Kawal 302 TPS di Kepulauan Sula

×

25 Caleg HANURA dan 600-an Saksi Kawal 302 TPS di Kepulauan Sula

Sebarkan artikel ini

KEPULAUAN SULA, jurnalswara.com –  Partai Hanura Kepulauan Sula menyiapkan lebih dari 600 kadernya yang akan ditugaskan sebagai saksi di 302 tempat pemungutan suara di Kepulauan Sula. Hal ini dimaksudkan untuk mengawal perolehan suara Hanura dan juga suara pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud pada Pemilu 2024.

Persiapan se-ribu-an saksi tersebut, menurut Ketua DPC Partai Hanura Subhan Abdul Latif Buamona sebagai sikap tegak lurus dalam implementasi kebijakan saksi secara nasional. Partai Hanura secara nasional menyiapkan 1,6 juta kader, sesuai sumber data partai, yang siap ditugaskan untuk bertarung mengawal suara Pemilu 2024, baik pemilihan legislatif maupun pilpres, dari tingkat desa sampai nasional.

“Hanura menginginkan kualitas Pemilu 2024 semakin baik dari pemilu sebelumnya. Makanya, persispan saksi-saksi TPS adalah bagian dari partisipasi partai untuk mewujudkan kualitas Pemilu dan demokrasi di Indonesia, papar Subhan kepada jurnalswara.com, mala mini (9/2).


Subhan juga menerangkan para saksi tersebut akan ditugaskan untuk mengawal suara Hanura di Kepulauan Sula, sekaligus mengawal suara pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Secara Nasional, ungkap Subhan, dari 1,6 juta orang kader tersebut, nantinya akan ditugaskan dua orang di setiap TPS, terdiri atas 820.161 TPS di dalam negeri dan 3.059 TPS di luar negeri.

“Intinya, penyiapan 600-an orang saksi itu sebagai salah satu upaya Partai Hanura untuk memastikan gelaran Pemilu 2024 di Kepulauan Sula berjalan dengan jujur dan adil, termasuk memastikan kemenangan partainya,” tandas Endi, demikian sapaan akrab Subhan.

Lebij jauh, Endi juga bilang, saksi-saksi Hanura tersebut diakomodir melalui pengurus partai dan rekomendasi 25 Caleg yang tersebar merata di setiap dapil. Selain rektur saksi, Endi memastikan petunjuk teknis saksi di masing-masing TPS telah siapkan secara matang.

Bacaan Sahabat JS  Laporan “Suara Gaib” Terbantahkan di Pleno Kabupaten, Ahkam Gajali Tak Tergoyahkan


“Mumpung era digitalisasi, kita punya IT, SDM yang sangat ahli di IT, di mana setiap saksi di TPS nanti wajib memegang formulir C1, ini dokumen resmi hasil perhitungan suara. Nah, dokumen C1 ini nanti difoto, kemudian dikirim ke cabang hinga ke Badan Saksi Nasional (BSN) Hanura,” ujarnya.(SE-JS)